TEBAS – Sebuah langkah maju kembali diukir oleh Desa Dungun Perapakan, Kecamatan Tebas. Tahun ini, desa tersebut resmi terpilih sebagai kandidat dalam program unggulan Badan Pusat Statistik (BPS), yakni Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik).
Program Desa Cantik merupakan inisiatif nasional yang bertujuan untuk meningkatkan literasi, kesadaran, dan peran aktif perangkat desa serta masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik. Menjadi kandidat dalam program ini menunjukkan bahwa Desa Dungun Perapakan dinilai memiliki potensi besar dalam pengelolaan data desa yang mandiri dan akurat.
Mengapa Desa Cantik Penting?
Selama ini, data seringkali dianggap sebagai tumpukan angka yang rumit. Namun, melalui program ini, Desa Dungun Perapakan didorong untuk mengubah data tersebut menjadi instrumen pembangunan yang nyata. Dengan data statistik yang berkualitas, pemerintah desa dapat:
-
Menentukan Target Program: Memastikan bantuan sosial (seperti BLT-DD atau bantuan pertanian) jatuh ke tangan yang tepat.
-
Perencanaan Pembangunan: Memetakan infrastruktur yang paling dibutuhkan berdasarkan data kependudukan dan kewilayahan.
-
Transparansi Publik: Menyajikan informasi capaian desa kepada warga dengan cara yang lebih mudah dipahami (infografis).
Sinergi Perangkat Desa dan BPS
Sebagai kandidat, perangkat Desa Dungun Perapakan akan mendapatkan pendampingan intensif dari tim BPS Kabupaten Sambas. Fokus utamanya adalah standarisasi pengumpulan data dan digitalisasi arsip agar data desa tidak hanya "ada", tetapi juga "berbicara".
"Data yang akurat adalah kunci agar kebijakan desa tidak lagi berdasarkan tebakan, melainkan berdasarkan kenyataan di lapangan. Kami berkomitmen untuk menjadikan Dungun Perapakan sebagai desa yang melek data," ujar salah satu penggerak desa dalam persiapan evaluasi.
Harapan Besar Masyarakat
Masyarakat Desa Dungun Perapakan menyambut baik status kandidat ini. Diharapkan, keberhasilan dalam program Desa Cantik ini akan mempermudah akses desa terhadap berbagai program bantuan pusat dan provinsi, mengingat validitas data adalah syarat utama dalam pengajuan anggaran dan hibah pembangunan.
Ke depannya, Dungun Perapakan diharapkan tidak hanya menjadi kandidat, tetapi mampu meraih predikat terbaik di tingkat kabupaten maupun nasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sambas dalam mengelola potensi melalui kekuatan data statistik.
Dungun Perapakan: Membangun dengan Data, Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera.